<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<!-- generator="FeedCreator 1.7.2" -->
<rdf:RDF
	xmlns="http://purl.org/rss/1.0/"
	xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
	<channel rdf:about="http://rasulbarnabas.com">
		<title>Joomla! powered Site</title>
		<description>Joomla! site syndication</description>
		<link>http://rasulbarnabas.com</link>
		<image rdf:resource="http://rasulbarnabas.com/images/M_images/joomla_rss.png" />
	   <dc:date>2010-09-09T01:12:05+01:00</dc:date>
		<items>
			<rdf:Seq>
				<rdf:li rdf:resource="http://rasulbarnabas.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=49&amp;Itemid=2"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://rasulbarnabas.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=48&amp;Itemid=2"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://rasulbarnabas.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=47&amp;Itemid=2"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://rasulbarnabas.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=46&amp;Itemid=2"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://rasulbarnabas.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=45&amp;Itemid=2"/>
			</rdf:Seq>
		</items>
	</channel>
	<image rdf:about="http://rasulbarnabas.com/images/M_images/joomla_rss.png">
		<title>Powered by Joomla!</title>
		<link>http://rasulbarnabas.com</link>
		<url>http://rasulbarnabas.com/images/M_images/joomla_rss.png</url>
	</image>
	<item rdf:about="http://rasulbarnabas.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=49&amp;Itemid=2">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2010-01-15T03:20:28+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://rasulbarnabas.com</dc:source>
		<title>Melampaui Iman yang Buta</title>
		<link>http://rasulbarnabas.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=49&amp;Itemid=2</link>
		<description>    Benarkah Yesus adalah Tuhan? Inilah beberapa fakta dari kehidupan Yesus Kristus dan mengapa mempercayai Dia bukanlah iman yang buta...  Oleh: Paul E. Little  Mustahil bagi kita menentukan apakah Tuhan ada atau tidak dan seperti apakah Tuhan itu sampai Dia sendiri yang berinisiatif dan mengungkap DiriNya. Kita harus tahu Tuhan itu seperti apa dan bagaimana sikapNya terhadap kita. Andaikan kita tahu bahwa Dia ada, namun Dia seperti Adolf Hitler--plin-plan, keji, berprasangka, dan kejam. Betapa kenyataan akan sungguh menjadi mengerikan!  </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://rasulbarnabas.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=48&amp;Itemid=2">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2010-01-15T03:11:33+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://rasulbarnabas.com</dc:source>
		<title>Pornografi Beracun, Seks Beracun: Wajah asli dari Pornografi</title>
		<link>http://rasulbarnabas.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=48&amp;Itemid=2</link>
		<description>    Menemukan kebebasan dari kecanduan akan pornografi, dan efek-efek dari pornografi.  Oleh: Gene McConnell  Pornografi dan Kecanduan....seks di luar konteks  Pada suatu malam yang dingin, tidak ada yang lebih baik dari pada api yang berkobar di dalam perapian. Saudara dapat menumpuk kayu-kayu dan membiarkannya terbakar dengan hangat dan lembut. Kobaran api tersebut hangat, aman, membuat santai, dan romantis. Sekarang, ambillah beberapa kayu yang terbakar dari perapian tersebut (yang telah dibangun untuk membakar kayu) dan jatuhkan di tengah-tengah ruang keluarga. Tiba-tiba api tersebut menjadi ganas. Api itu dapat membakar seluruh rumah dan membunuh semua orang yang berada didalam rumah tersebut. Seks seperti api itu. Selama seks ditunjukkan dengan komitmen yang melindungi dalam hubungan pernikahan, maka seks akan menjadi indah, hangat, dan romantis. Tetapi pornografi membawa seks keluar dari konteks.  </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://rasulbarnabas.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=47&amp;Itemid=2">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2010-01-15T03:00:43+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://rasulbarnabas.com</dc:source>
		<title>Bercinta dengan serigala (untuk laki-laki)</title>
		<link>http://rasulbarnabas.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=47&amp;Itemid=2</link>
		<description>    Seorang lelaki memberikan sebuah saran hubungan yang jujur tentang seks dan pacaran.  Oleh: seseorang yang tidak di kenal  Ada sebuah peribahasa mengatakan,  Rencana terbaik adalah diuntungkan oleh kebodohan orang lain.  Hal inilah yang ingin bicarakan oleh artikel ini. Saya ingin berbagi dengan saudara beberapa hal yang telah saya pelajari -- cara yang sulit -- tentang wanita dan hubungan. Secara khusus, saya telah mencatat sepuluh alasan mengapa sekarang saya menunggu sampai pernikahan untuk berhubungan seks.  </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://rasulbarnabas.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=46&amp;Itemid=2">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2010-01-15T02:55:02+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://rasulbarnabas.com</dc:source>
		<title>Seks dan Pencarian Keintiman</title>
		<link>http://rasulbarnabas.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=46&amp;Itemid=2</link>
		<description>    Apa yang harus dilakukan untuk mengalami keintiman yang sesungguhnya dengan seseorang? Apakah cinta itu? Apakah keintiman itu?  Oleh: Dick Purnell  Dr. Henry Brandt, dalam the Collegiate Challenge magazine, mengatakan bahwa ada suatu sindrom, suatu pola, ketika sepasang kekasih datang padanya. Mereka berkata  Pada mulanya, seks menyenangkan. Kemudian saya mulai merasa tentang diri saya sendiri, dan kemudian saya mulai merasa aneh tentang pasangan saya. Kami bertengkar dan akhirnya putus. Sekarang kami bermusuhan.   </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://rasulbarnabas.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=45&amp;Itemid=2">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2009-07-15T22:52:36+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://rasulbarnabas.com</dc:source>
		<title>Seruan Paus pada para Imam : Lihatlah siapa dirimu! </title>
		<link>http://rasulbarnabas.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=45&amp;Itemid=2</link>
		<description>VATICAN CITY, 1 JULY 2009- Para imam harus mempunyai pemahaman diri yang baik akan identitas mereka, demikian kata Benediktus XVI, dan ia pun menawarkan teladan hidup St. Yohanes Maria Vianney dan Tahun Imam sebagai kesempatan khusus untuk merenungkannya. Dalam audiensi umum hari ini, Paus kembali mengangkat tema Tahun Imam yang dicanangkan sejak Hari Raya Hati Kudus Yesus, 19 Juni 2009 yang lalu. Ia berbicara tentang betapa pentingnya bagi para imam untuk memahami identitas dan perutusan mereka.</description>
	</item>
</rdf:RDF>
