Home
Thursday, 09 September 2010
KESAKSIAN 2 PDF Print E-mail
Written by marsello   
Tuesday, 07 July 2009

Pengalaman Berdoa dalam Bahasa Roh

 Pada tanggal 15-18 April 2Pengalaman Berdoa dalam Bahasa Roh004, saya mengikuti retret awal di Pertapaan Karmel Ngadireso, Tumpang-Malang. Pertapaan ini merupakan tempat para suster yang tergabung dalam serikat Putri Karmel, yang didirikan oleh Romo Yohanes Indrakusuma O.Carm. Motivasi saya mengikut retret awal karena  saya sudah lama tidak mengikuti retret (terakhir tahun 1993, itu pun hanya sebagai  fasiliator). Di sampimg itu ada orang yang mengatakan kepada saya bahwa retret awal itu bagus

Dalam perjalanan waktu, ketika kehidupan duniawi saya semakin meningkat, kehidupan rohani saya mengalami kemerosotan. Saya tidak lagi mengikuti misa harian dan saya hanya menjadi orang Katolik Na-Pas (natal-paska), tidak pernah membaca Kitab Suci dan tidak pernah mengaku dosa selama dua tahun. Akan tetapi di sisi lain, Saya menyadari betapa baiknya Tuhan sepanjang hidup saya. Sudah lama saya tidak bisa berdoa lama-lama, hanya bisa mengucapkan "Terima kasih Tuhan untuk semua yang aku dapatkan." Kehidupan saya tidak selalu menyenangkan, tetapi ada saatnya saya mengalami pengalaman yang menyedihkan. Meskipun demikian saya menyadari bahwa semua itu pasti  ada hikmahnya. Ada banyak  pelajaran yang dapat saya petik dari pengalaman-pengalaman yang menyenangkan maupun menyedihkan itu.

   Retret dimulai sore hari di mana udara cukup dingin, dengan diiringi suara jangkrik yang sangat keras. Tidak ada yang istimewa di hari pertama selain menu vegetarian (ini berlangsung selama retret) dan tidak bisa mencharge HP. Pada hari kedua ketika konseling kepada seorang suster, saya menanyakan mengapa tangan saya bisa bergerak-gerak sendiri ketika adorasi (penghormatan kepada Sakramen Maha Kudus) padahal saya sudah tidak mengikuti Taoisme sejak 4 tahun lalu. Ketika mengikuti Taoisme, dengan bersila dan mengucapkan kalimat-kalimat tertentu, tangan saya bisa bergerak-gerak sendiri meskipun semula dalam posisi menyembah di depan dada.
 
   Malamnya setelah selesai adorasi, saya dan teman sekamar berdiskusi, bagaimana para suster bisa bernubuat bahwa ada dua orang ibu yang diminta Tuhan untuk bertobat karena pernah melakukan aborsi dan lain-lain. Apakah para suster mengatakan itu berdasarkan konseling pada siang harinya dan juga bagaimana orang yang pernah melakukannya akan merasa bahwa yang dimaksud adalah dirinya. Karena bukan tidak mungkin yang pernah melakukan aborsi sebanyak 10 orang. Salah seorang teman sekamar menyatakan bahwa, pada waktu suster tersebut bernubuat, dia tersentuh  karena dia pernah melakukan aborsi. Jadi benar bahwa suster bernubuat karena  mengalami penglihatan dari Tuhan sendiri.

  Misa di hari ketiga, ketika saya mau menyambut komuni saya menangis tersedu-sedu tanpa tahu apa penyebabnya. Ketika acara pertobatan dan  doa-doa penyembuhan luka batin saya tidak menangis. Saya hanya berdoa bahwa saya tidak bisa bertobat dan menyembuhkan luka batin saya sendiri maka saya minta Tuhan sendiri yang melakukannya. Akhirnya tibalah saat pengakuan dosa dan beruntunglah saya berani mengaku dosa setelah kurang lebih dua tahun tidak pernah melakukannya. Lega rasanya!!!

  Pada waktu makan malam setelah pengakuan dosa, saya sempat berbicara kepada seorang teman sekamar bahwa saya pikir, Tuhan telah menghapus air mata saya seperti dalam lagu yang kami nyanyikan siang harinya. Tibalah waktunya pencurahan Roh Kudus, yaitu malam terakhir. Saya duduk bersila kira-kira di baris ke lima dari depan. Seorang ibu yang bersila di depan saya, tiba-tiba terjatuh (resting in the spirit) ketika didoakan oleh dua orang suster. Ketika dua orang suster di dekat saya dan mulai berdoa dalam bahasa Roh, tangan dan mulut saya mulai bergerak-gerak, sempat akan terjatuh, tetapi tidak jadi. sampai akhirnya kedua suster tersebut berjalan dibelakang saya. Saya sempat terisak-isak, tetapi tidak ada air mata yang keluar.  Sempat terpikir, kog tidak terjadi apa-apa, terjatuh tidak, berdoa dalam bahasa Roh juga tidak. Namun ternyata tangan saya terus bergerak-gerak dan juga mulut terus bergerak-gerak sampai  akhirnya mengeluarkan suara, hanya dua suku kata, tetapi berulang-ulang. Saya bisa menghentikannya, tetapi kemudian terjadi lagi.

  Dalam hati saya bertanya, apakah benar ini dari Roh Kudus. Sampai akhirnya salah satu suster bernubuat, bahwa ada yang belum percaya akan karunia dari Allah yang didapatnya maka percayalah. Saat itu juga air mata saya menetes dan Saya  percaya bahwa malam itu saya benar-benar mendapat karunia untuk berdoa dalam bahasa Roh.

   Saya beberapa kali mengikuti persekutuan doa karismatik, bahkan sempat mengikuti seminar hidup baru dalam Roh meskipun tidak secara penuh. Biasanya saya hanya bisa terheran-heran ketika melihat beberapa orang mulai menangis dengan histeris, memuji dalam bahasa Roh dan dengan satu pertanyaan kapan saya juga bisa berdoa dalam bahasa Roh. Ketika para suster mulai memuji Allah dengan menggunakan bahasa Roh, ternyata saya secara spontan juga mengikutinya. Demikian juga ketika misa penutup pada keesokan harinya. Saya sungguh percaya bahwa karunia bahasa Roh yang saya dapatkan sungguh merupakan rencana Tuhan sendiri dan Tuhan sendiri yang menyiapkan saya yang tidak pantas ini, untuk menjadi pantas menerima karunia ini. Kini dalam kesempatan-kesempatan tertentu, saya memilih berdoa dalam bahasa Roh, baik dengan suara keras maupun dengan suara lirih, karena seringkali saya tidak tahu apa lagi yang harus saya doakan.

   Semoga pengalaman iman ini sungguh menjadi kesaksian bahwa janji Yesus untuk mengirimkan Penolong benar-benar ditepati-Nya. ( Linda A.B ) sumber  carmelia.com

Last Updated ( Monday, 03 August 2009 )
 
< Prev   Next >
  • Terminal Pulogadung Tak Lagi Diminati
    Terminal bus antar kota antar provinsi Pulogadung perlahan tak lagi dijadikan para pemudik sebagai tempat pemberangkatan ke kampung halaman. Pasalnya pada arus mudik...
  • Usaha Peternakan Baiknya Dikelola Masyarakat
    Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Airlangga Hartato berpendapat usaha peternakan sebaiknya dikelola masyarakat, bukan pemerintah.
  • Indeks Dow Jones Terkerek Kabar dari Eropa
    Indeks Dow Jones berhasil naik 46 poin, diiringi sejumah saham yang menguat pada perdagangan Rabu (8/9/2010) waktu setempat. Penguatan tersebut dipicu oleh kabar...
  • Pazzini Puji Habis Cassano
    Sebagai mitra kerja, Giampaolo Pazzini cukup mengenal sosok Antonio Cassano. Pazzini memuji penampilan hebat rekan sekompatriotnya tersebut, yang tampil maksimal kala berseragam Timnas...
  • Pemudik di Stasiun Senen Mulai Berkurang
    Satu hari menjelang Lebaran 1431 H, jumlah penumpang yang mudik menggunakan kereta api melalui Stasiun Besar Pasar Senen, Jakarta Pusat, mengalami penurunan dibanding...